Hari ini, saya bangun kesiangan, semalaman sulit tidur mikirin bagaimana caranya dapat duit 1 Juta dollar amrik, he he he. Sampai ruang ‘kerja’ ketemu teman seperjuangan, seperti biasa ngobrol tenggara-baratdaya (bukan ngalor-ngidul) sebenarnya sibuk ngatur acara liburan tahun baru cina (satu minggu mannnn …, pdhal lebaran cuman libur dua hari, aneh nih negara ini).
Begitu ngatur-2 jadwal, ternyata baru sadar bahwa saya ‘lupa hari’, saya kira hari ini hari Jumat, ternyata Kamis, he he he. Saya kira kemarin Kamis, dan kemarin itu saya berbaju batik, pantesan … kemarin kok cuma saya yang berbaju batik, hmmm isin aku, tapi wis kliwat biarin deh. Di sini, setiap Kamis, para karyawan harus pakai baju batik, meningkatkan nasionalisme dan mendukung industri batik. Hmm padahal saya beli di Mirota di kampung halaman.
Kenapa ya kok bisa lupa hari, jelas kok jawabannya karena saya ‘pengangguran’, ‘freeman’ alias preman. ‘Tidak punya’ deadline. Sudah biasa ‘nganggur’ begini setiap hari., setiap hari adalah ’sama’.
—000—
Tiba-tiba, saya ditodong pertanyaan tak terduga dari sebrang lautan, “Internet milik siapa?”. Wuihhh ini dia, benar-benar tak terduga dan saya harus berpikir keras, takut salah menjawab. Kalau pertanyaan internet itu apa sih mudah jawabnya. Setelah jungkir-balik, jongkok-njengking, salto scott-jump, baru saya memberi jawaban yang sebenarnya bukan jawaban (weh kepriben). Saya mengatakan internet itu ’sarana silaturahmi’, jadi pertanyaan internet milik siapa itu kurang tepat. Bagaikan bertanya air milik siapa pada ikan yang berenang di dalamnya. Ikan sudah ‘lupa’ ada air, karena sudah biasa di dalam air. Nah, saya juga sudah ‘lupa’ berada di ‘internet’, nah bingung kan? (he he he sama …saya juga).
—oOo—
Coba para pembaca menjawab pertanyaan saya ini:”Tadi pagi, habis mandi, ketika pakai celana (celana apa saja boleh), kaki mana kalian yang lebih dahulu memakai celana, kiri atau kanan?”
He he he …. saya yakin anda semua tidak bisa menjawab dengan segera, pasti berpikirrrrrr pikir dan pikir dan tetap tidak bisa menjawab dengan pasti. Kenapa coba? Betulllll, karena sudah biasa maka lupa. Kalau mau menjawab dengan pasti, ya harus diperagakan, silahkan copot celana masing-masing dan pakai lagi, maka akan jelas dan pasti jawabannya, gimana ….? (Jangan copot celana di depan monitor ya, diintip Bill Gates lho)
—o0o—
Sekali-sekali kita mesti ‘eling’, setiap menarik nafas kita, kita harus sadar bahwa kita sedang menarik nafas. It makes us ’stay still’, ‘keep on the right track”, wuhh coro opo iki sok inggris …. padahal toefl aja kalah sama anak.
