![]()
Saya mau keluar dari facebook!
Kenapa?
He he he …. saya jadi kecanduan, tiap hari tiap saat selalu mengecek facebook, dan itu ternyata membutuhkan banyak waktu. Memang pinter bener tuh yang buat facebook. Sampai-sampai penjualan eblek-eblek-beri meningkat tajam, juga hape dan pelanggan operator seluler. Ini membuat orang ‘nempel terus’ sama gadget-nya. Ruarrrr biasa perkembangan pengguna dan penggunaan facebook ini, silakan cek di www.alexa.com.
Selain kecanduan, saya juga kadang-kadang kurang teliti menuliskan atau mengunggah sesuatu melalui account facebook saya. Dan itu, bisa berakibat fataaaallll. Untung saja hal itu belum terjadi. Bayangkan saja, saya terjaring dengan banyak orang yang saya kenal, ada teman kerja, ada teman SMA bahkan teman SD, ada boss saya, ada anak buah saya, ada juga boss saya di tempat kerja yang lain lagi, ada keponakan-2 saya, ada juga anak-anak saya yang masih kecil, semua terjaring dengan saya. Dan, ketika saya mau mengunggah atau menulis sesuatu, saya harus berpikir bahwa hal itu akan dibaca oleh semua ‘teman’ saya tadi. Padahal mungkin saja unggah-an saya tidak cocok untuk beberapa pihak (sakin variatif-nya ‘teman’ saya). Jadi, justru merepotkan saya.
Asyiknya adalah, kita bisa tahu situasi/kabar/keadaan teman kita (kalau dia menuliskan statusnya lho), dan kita bisa memberi komentar balik. Kadang kita bisa langsung chatting, jadi bisa ngobrol, saling curhat mungkin. Atau ada yang menggunakan utk mengecek anak-buahnya, kalau saya mengecek anak saya. Atau seperti mas Bowo yang punya 90 ekor kuda itu, dia selalu memberi info pada fans-nya. Ada juga kuis, game dll yang sifatnya semua hanya for fun saja. Fun ? iya …. jadi sebetulnya utk refreshing lah …., tentu tersenyum gembira dan terpingkal-pingkal ketika saya melihat foto saya ketika masih SMA dan sedang bermain gitar. Atau foto-2 waktu SMP yang masih culun-culun. Kadang terlihat narsis-nya juga, hampir semua peserta facebook menampilkan foto ketika mereka di luar negri. Mungkin “ini lho saya sudah sampai Jerman, hehehehe”, tidak apa-apa sih. Hampir nggak ada yang mejeng di tempat pembuangan akhir sampah (opsss sorry ya Mbok De).
Dan menurut saya, informasi yang diberikan, bagi saya 90% tidak bermanfaat, hanya basa-basi biasa. Tapi mungkin justru inilah kekuatan facebook ini, karena memang sebagian besar kita suka basa-basi. Bayangkan ya, tiap hari saya membaca posting-an misalnya “hari ini hujan”, “sekarang panas”, “lagi makan soto”, “ikut kuis xyz”, belum lagi yang aneh-aneh yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya. Masih mending kalau promosi sesuatu, sehingga ada tambahan info, atau informasi berharga lainnya. Jadi saya kebanjiran informasi yang tidak bermanfaat bagi saya.
Satu ‘teman’ saya bilang, “jangan berteman dengan teman sekantor”, he he he, takut ketahuan seharian fesbuk-an melulu, padahal di kantor dilarang. Satu teman lain yang bekerja di bidang IT bilang “di kantor saya semua dilarang, sudah saya blokir ….. kecuali utk saya sendiri hehehehe”. Ada lagi teman lain, dosen nih, “silahkan blokirrrr, fesbuk jalan terus”, buktinya ketika nguji skripsi dia sempat fesbukan, mungkin dia sangu modem sendiri, atau mbolongi blokiran. (ini kerjaan lama saya nih …..)
Ada lagi, satu teman, tiba-tiba saja dia beli modem, lalu fesbukan dari rumah, karena di kantor tidak bisa. Dan tiap malam sekarang dia OL terussssss. Saya bayangkan, keluarganya akan dinomorsekiankan, he he hehe. Semoga saja pasangannya tidak marah-marah ….tersaingi laptop.
Jadi, saya mau keluar dari facebook.
Selamat tinggal teman-2 facebook saya, sampai jumpa lagi.
(artinya …. nanti saya kembali ikut facebook lagi he he he he).


08/07/2009 at 8:50 am
Memang bener bos. Sepertinya sy jg mengalami kecanduan fb tp untk saat ini saya membatasi jam tertentu sj. Memang ada manfaatnya ketika ol sy sering melht status murid sy sdg ol pd jam pelajaran pas saat sy sdg tdk mgajar. Dan apalg saat ini untk ol tgl pk hp tanpa hrs ke warnet….Pernah sy ketemu bule dr inggris ktk disela2 ngobrol sy tanya apk pny fb dia blg punya tp dia mengatakan fb hanya buang2 waktu mbuat pkerjaannya kacau n hp bg dia hanya utk komunikasi n bisnis. Sebenarnya kembali ke pribadi masing2 bagaimana menggunakan fb tersebut n sy sendiri mgunakan fb untk komunikasi sj.
22/10/2009 at 8:13 am
saya juga mau berhenti pake facebook aah…