Pengamanan pasca BOM

saya amati, biasanya setelah terjadi ledakan bom, maka prosedur pengamanan diperketat, baik di lokasi ledakan maupun di lokasi-2 yang serupa. misalnya kalau ledakan di hotel, maka hotel-2 yang serupa (kelasnya terutama) melaksanakan pengamanan yang ekstra ketat. juga restoran, mal-2 yang sekelas.

kisah terbaru, kemarin terjadi ledakan bom di Ritz-C dan JWM Jakarta, maka JWM Surabaya juga kemudian melakukan pengamanan yang katanya siaga-1.

ini hal yang klasik, setelah kejadian, baru diadakan pengamanan. bukan hanya soal bom, soal pesawat celaka juga sama, setelah ada satu pesawat rusak rodanya misalnya, maka ramai-2 pesawat lain juga memeriksa roda-nya. menurut saya, ini bagus, daripada tidak diperiksa sama sekali. ada contohnya, ketika pesawat express-air celaka, karena pilotnya kaget melihat anjing melintas di runway, ternyata setelah kejadian itu, tidak ada pengamanan yang dilakukan di bandara-2 sejenis. di sorong itu, ojek masih lewat, di manokwari ehh ada juga sapi berkeliaran, kepriben coba.

kembali ke soal bom.
menurut pengamatan saya, bom tidak akan meledak ditempat yang sama dalam waktu yang sekuens (hitungan hari/minggu misalnya), artinya hari atau minggu berikutnya bahkan bulan berikutnya, tidak ada kejadian bom meledak berulang. jadi sebetulnya peningkatan pengamanan yang dilakukan ya sia-sia saja. (hmmm gimana? tidak sependapat? boleh kok).

mestinya -usul saya nih- .. pengamanan dilakukan setiap saat, setiap hari, bukan setelah ada bom meledak, tetapi dengan cara-cara yang ’soft’, tidak terkesan ‘menakutkan’ atau gamblang. gimana tuh? saya yakin petugas keamanan tahu soal ini (kalau belajar dgn betul). kayak pramusaji di rumah makan tuh, jangan bengong nungguin tamu makan di deket mejanya, melainkan berdiri jauh sambil terus memonitor apa yg terjadi pada tamu dan meja makannya, dari jauh boleh, dari balik kaca searah juga boleh, remote boleh, cctv juga boleh, pasti ada caranya deh.

jadi, mestinya, ketika ada orang nyeret-2 tas hitam atau koper ke restoran, mondar-mandir mencurigakan, mestinya sudah tahu dan curiga dan segera diamankan, tapi tidak dilakukan ‘kan? keburu meledak itu isi tas!

singkat kata, jangan lengah sedetikpun! tapi jangan kasat mata ketika memonitoring, ini ilmu biasa saja kok!

salam eksplosif !

One Response to “Pengamanan pasca BOM”

  1. dismas070492 Says:

    butul sekali itu pak. Tapi ya sudah terjadi mau gimana. Malahan tadi kabarnya penjagaan di kedua hotel sudah tidak seketat kemaren :)

Leave a Reply