Pernahkah anda, wahai para suami dan istri, belajar tentang misalnya:
“Mengapa ya perempuan kok lebih cerewet dari lelaki”
“Mengapa perempuan kurang bisa baca peta”
“Mengapa lelaki enggan bertanya kalau kesasar?”
“Kok bisa ya perempuan menerima telpon sambil memasak sambil momong anak?”
“Kenapa perempuan sering salah omong , ke kiri, padahal maksudnya ke kanan?”
“Kenapa lelaki susah mencari barang dalam kulkas?”
“Kenapa sensor cewek lebih bagus ketimbang cowok?”
“Kenapa suami kurang suka menemani istri keluar masuk toko?”
Saudara-saudaraku yang budiman dan budiwati (weh …aneh nih) …
Retaknya hubungan suami-istri bisa disebabkan hal-hal sepele karena kurang pahamnya masing-masing pihak thdp pihak lainnya.
Saya (wah buka rahasia nih), sering mengalami kejengkelan-2 karena hal-hal kecil yang dilakukan pasangan saya. Misalnya dia salah tunjuk arah, waktu saya nyetir dia bilang ke kanan, maksudnya ke kiri, ini benar-2 terjadi, dan merepotkan saya. Lain kali dia masuk toko mengaduk-aduk isi toko, saya nunggu di luar saja bahkan makan-2 sendiri di sebelah. Atau yang lebih menjengkelkan, menerima telpon kok ya sambil ngerjain pekerjaan lain, seakan-akan tidak menghargai penelpon. Isi mobilnya bukan main banyaknya, ada bbrapa pasang sandal dan sepatu, belum lagi kotak makanan atau gelas minuman. Yang membuat saya ketar-ketir, kalau dia sudah mulai membuka tasnya, dan mencari-cari sesuatu ….. wahhhh saya cuma bisa berdoa, semoga ketemu apa yg dicarinya. Saya betul-2 sport jantung ketika dia mencari-cari passport-nya, ini kejadian minggu lalu di Bangkok. Untung ketemu! Kalau tidak …wah bisa panjang urusannya. Cara berpikirnya-pun aneh menurut saya. Seringkali kalau berdiskusi malah jadi kacau dan berakhir tidak menyenangkan.
Mungkin atau pasti, saya juga melakukan hal-2 yang tidak menyenangkan pasangan saya. Mbuh nih, tanya dia saja.
Nah, dua hari lalu saya menemukan sebuah buku, dan saya baca. Ternyata ….. selama ini memang saya tidak tahu bagaimana atau apa bedanya lelaki dan perempuan. He he he …. sungguh sangat terlambat. Buku yang saya baca adalah buku “Why men don’t listen and women can’t read maps” karya Allan & Barbara Pease.
Buku ini sungguh hebat, bisa saya temukan landasan ilmiahnya, mengapa mahkluk lelaki dan perempuan ini begitu berbeda dalam bersikap. Dan kemudian membuat saya mengerti dan paham. Bahwa selama ini saya memang ternyata tidak paham. He he he he. Saya jadi sadar selama ini saya benar-benar salah dalam bersikap.
Selama ini saya tidak pernah mempelajari hal ini sejak TK sampai S3, saya yakin pasangan saya juga tidak mempelajari hal ini.
Nah, saya usul nih, sebelum perkawinan dilaksanakan, maka salah satu syaratnya adalah ikut kursus perkawinan yang materinya antara lain adalah buku tersebut.
Demikian saudara-saudara.
Posted by harisxyz
Posted by harisxyz
Posted by harisxyz 
